Lebaran semakin dekat, penjual parcel lebaran semakin banyak terlihat baik di dalam mall, supermarket sampai di pinggir jalan. Tapi apakah bisnis parcel sekarang masih menjanjikan? Entahlah, tapi kenyataannya di saat ekonomi sedang sulit seperti sekarang ini masih saja ada yang bisnis parcel. Dan tentu saja mereka berani bisnis parcel lebaran karena pembelinya memang ada, karena pangsa pasarnya masih terbuka.
Ada parcel harga hemat yang isinya cuma sirup, mentega, kecap dan beberapa snack, sampai yang modelnya aneh pakai becak mini. Dan bahkan ada seperangkat home theater lengkap yang harganya juta jutaan. Gila pikirku, ada juga yang beli parcel lebaran model beginian.
Nah, daripada bicara harga parcel lebaran yang bikin pikiran melayang, lebih baik saya cerita pengalaman tadi malam. Pas jalan-jalan ke mall dan mampir kesebuah departement store, saya melihat seorang lelaki paruh baya memborong pakaian dalam wanita. Saat dikasir kebetulan saya juga antri akan membayar dibelakangnya jadi saya bisa melihat lingerie lingerie yang dibelinya.
Tampak ada g-string, thong, pantie, bh (bra) dan sebagainya yang berwarna warni (mudah mudahan bener namanya
). Saat kasir mengangkat kain kain lembut extra mini itu guna mencari letak label harganya untuk discan, saya melihat g-string warna merah itu begitu sexy sekali. Dan saya sedikit senyum sambil mikir apa yang akan ditutupi sama celana dalam wanita model g-string dengan tali tipis yang lebarnya tak sampai satu centimeter itu. Apalagi bagian depannya berlubang, rupanya di desain untuk siap tempur
. Yang pasti wanita pemakainya pasti akan merasa tidak pakai apa apa dengan celana dalam ini.
Setelah dia membayar (yang ternyata mahal juga ya harganya), dia tidak beranjak jauh, hanya bergeser sedikit. Oh rupanya pakaian dalam wanita itu akan dijadikan sebuah bingkisan oleh SPG dept store yang rupanya memang spesialis bungkus membungkus. Saya kira itu bingkisan sebagai kado ulang tahun, tetapi kok kertas yang dipakai transparan dan diberi keranjang bak parcel lebaran jadi isinya terlihat jelas. Dan sembari menunggu kasir menyelesaikan menghitung belanjaan saya, tampak sebuah kartu berbentuk kubah masjid sedang ditulis oleh lelaki itu. Wah rupanya pakaian dalam wanita itu dijadikan bingkisan lebaran. Wah baru tahu saya ada yang kasih barang model beginian. Kalau buat istri sendiri itu masuk akal juga sih. Tapi apakah mungkin itu diberikan untuk rekan kerjanya? Atau mungkin boss nya? Atau bahkan untuk selingkuhannya?. Entahlah. Yang jelas saya masih mikir juga, apa ndak heboh bawa bawa parcel berisi pakaian dalam wanita dengan bungkus transparan begitu? hehehe.
Tapi cukup menarik juga parcel lebaran berisi pakaian dalam wanita yang sexy sexy itu. Alternatif lain berkirim parcel buat pasangannya, kan berguna juga. Asal enak dipakai dan menambah kesexyan tubuhnya dan agar suaminya betah dirumah sah sah saja rasanya. Tapi kalau buat selingkuhannya mending belikan pakaian dalam wanita cap Jamban saja. (jw)
buat istri sih boleh,kalo’ buat selingkuhan ? NO WAY
Klu bwt istri memang mantap,,,,,,